Islami Inovatif Kompetitif
 

Banner Situs



Haruskah 10.000 langkah per hari?

Senin, 17 Juni 2019 oleh Administrator

Haruskah 10.000 langkah per hari?

oleh Sumarno Adi Subrata*

 

Mungkin kita pernah mendengar atau membaca sebuah rekomendasi untuk menempuh 10.000 langkah per hari guna mencapai hidup sehat dan berkualitas. Sayangnya, beberapa pakar menyanggah bahwa rekomendasi tersebut tidak begitu jelas berasal dari mana. Mereka menduga hal tersebut berasal dari pedometer klasik (alat pengukur jumlah langkah) dari Jepang tahun 1960-an yang bernama Manpo-kei, dimana istilah tersebut jika diterjemahkan akan berarti 10.000 langkah.

 

https://www.health.harvard.edu/newsletter_article/counting-every-step-you-take

 

Sebuah riset prospective cohort study terkini Dr. Lee dari Harvard Medical School, Boston, United Stated of America menyampaikan bahwa:

 

As few as approximately 4400 steps/d was significantly related to lower mortality rates compared with approximately 2700 steps/d. With more steps per day, mortality rates progressively decreased before leveling at approximately 7500 steps/d (Lee et al., 2019).

 

Terjemahan:

 

Kira-kira sedikitnya 4400 langkah per hari berhubungan secara signifikan dalam menurunkan angkat kematian, dibandingkan dengan 2700 langkah per hari. Dengan menambah langkah (yaitu aktifitas fisik) per hari, maka angka kematian dapat menurun secara progresif sebelum mencapai level 7500 langkah per hari.

 

Maksudnya, jika seseorang hanya mencapai 4400 langkah per hari, maka hal tersebut sudah cukup untuk menyehatkan badan sehingga dapat mengurangi mortalitas dini yang disebabkan karena beberapa penyakit tertentu, misalnya penyakit jantung, diabetes, hipertensi, dan lain sebagainya.

 

Kemudian, apabila muncul pertanyaan, “perlukah mencapai 10.000 langkah per hari?” Maka jawabnya adalah, mungkin perlu bagi sebagian orang yang ingin sebuah akselerasi untuk menurunkan berat badan. Karena pada dasarnya banyaknya intensitas aktifitas fisik tidak akan pernah merugikan tubuh. Tentunya dengan tetap memperhatikan kaidah-kaidahnya, sehingga dapat terhindar dari cedera.

 

Namun, sekali lagi bahwa, hanya untuk sekedar maintenance atau menjaga kestabilan kesehatan tubuh dan atau untuk mengurangi resiko beberapa penyakit sebagaimana yang telah disebutkan, maka melakukan aktifitas fisik dengan berjalan kaki dengan menempuh minimal 4400 langkah per hari adalah sudah cukup.

 

Dan saat ini sudah banyak tersebar di platform Android berbagai aplikasi pedometer yang dapat didownload secara gratis, hanya dengan mengetikkan kata kunci “pedometer” di Google Play Store. Melalui aplikasi tersebut, kita akan semakin mudah untuk mencapai target 4400 langkah per hari atau lebih dari itu, bilamana diinginkan.

 

Kesimpulannya, menggapai hidup sehat kini semakin mudah dan mudah, tinggal kita-nya sendiri yang mau atau tidak.

 

 

Referensi:

Lee. I., Shiroma. E.J., Kamada. M., Bassett. D.R., Matthews. C.E., & Buring. J.E. (2019). Association of Step Volume and Intensity with All-Cause Mortality in Older Women. JAMA Internal Medicine. doi:10.1001/jamainternmed.2019.0899. (Published online 29 May 2019)

 

 

*Doctoral Candidate in Nursing, International Program, Mahidol University, Thailand

*Awardee Beasiswa LPDP Kementerian Keuangan RI Tahun 2016, Program Doktor Luar Negeri

*Dosen Keperawatan, FIKES UMMagelang

 

Emails: [email protected] / [email protected]

ORCID: https://orcid.org/0000-0003-2156-3374