Islami Inovatif Kompetitif
 

Banner Situs



Studium Generale 2018: Terapi komplementer untuk pelayanan keperawatan

Senin, 10 September 2018 oleh Administrator

Studium generale 2018: Terapi komplementer untuk pelayanan keperawatan

Oleh tim publikasi FIKES

 

Program Studi S-1 Keperawatan Fakultas Ilmu Kesehatan memiliki visi untuk menjadi Program Studi S-1 Keperawatan yang Islami, inovatif dan kompetitif di tingkat nasional yang unggul bidang kegawatdaruratan dan terapi komplementer pada tahun 2020. Salah satu implementasi nyata hal tersebut dengan diselenggarakannya Studium Generale yang bertemakan tentang “Terapi komplementer untuk pelayanan keperawatan”.  Kegiatan ini dibuka oleh Kaprodi SI Keperawatan yaitu Ns. Sigit Priyanto, M.Kep. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan bahwa dengan diadakannya kegiatan ini dapat mewujudkan Visi Misi Prodi S1 Keperawatan.

 

Studium Generale tahun 2018 ini mengundang Dr. Hanung Prasetya, S.Kp, S.Psi, M.Si sebagai pembicara. Acara yang dilaksanakan pada jam 08.00 – 12.00 WIB, hari senin, 10 September 2018 di Aula Gedung Unit III Universitas Muhammadiyah Magelang (Aula FIKES) ini turut dihadiri oleh dosen beserta mahasiswa program studi S-1 Keperawatan. Ns. Muhammad Khoirul Amin, M.Kep turut berperan sebagai moderator dalam acara ini.

 

Dr. Hanung menyampaikan bahwa terapi komplementer merupakan terapi tambahan bersamaan dengan terapi utama dan berfungsi sebagai terapi suportif untuk mengontrol gejala, meningkatkan kualitas hidup, dan berkontribusi terhadap penatalaksanaan pasien secara keseluruhan. Di lain sisi, asuhan keperawatan holistik melingkupi terapi komplementer dan alternatif dibawah payung hukum UU No. 38 Tahun 2014. Terapi komplementer mengacu pada healing pasien yang berdasarkan pendekatan secara menyeluruh yang melingkupi konsep keperawatan: body, mind, dan spirit. Kegiatan ini juga sangat berkesan karena Dr. Hanung juga mendemonstrasikan beberapa skill hipnoterapi dengan mahasiswa sebagai probandusnya.

 

Panita berharap bahwa semoga acara ini dapat menambah wawasan dan juga meningkatkan kapasitas keilmuan profesi keperawatan khususnya di bidang terapi komplementer.