Islami Inovatif Kompetitif
 

Banner Situs



When onions and bad breath collide

Jumat, 08 September 2017 oleh Administrator

When onions and bad breath collide

oleh Sumarno Adi Subrata*

 
Dalam hadits Nabi sebagaimana tercantum di HR. Muslim no.561, 2063 dan semuanya Shahih, menjelaskan akan larangan mengkonsumsi bawang, baik putih dan merah sebelum masuk masjid atau aktifitas yang melibatkan orang lain karena tanaman tersebut menimbulkan bau khususnya bau mulut. Bahkan sebagian Ulama semisal Ibnu Qudamah Al Maqdisi menjelaskan bahwa hukumnya makruh mengkonsumsinya (Al Mughni, 11/88). Namun jika kita mampu menghilangkan / mencegah bau tersebut maka hukum makruh itu akan hilang.
 
Terdapat sebuah expert opinion yang menarik kenapa ada larangan makan bawang. Richard Price, DMD (Doctor of Dental Medicine), seorang dokter gigi anggota American Dentist Association mengatakan bahwa ketika kita makan bawang maka substansi bawang akan diserap oleh organ pencernaan yang kemudian akan dialirkan ke dalam pembuluh darah yang menuju dan sampai ke paru-paru dan pada akhirnya substansi tersebut akan dihembuskan keluar sehingga menimbulkan bau mulut yang kurang sedap.
 
Untuk mengatasi hal tersebut, terdapat beberapa solusi yaitu tidak makan bawang mentah sama sekali / mengkonsumsi bawang setelah dijadikan bumbu dalam masakan karena minimal baunya sudah berkurang / segera bersih-bersih mulut (gosok gigi/berkumur dengan obat kumur) setelah makan makanan yang berbawang seperti salad, gado-gado, sambel kecap, dan lain sebagainya.
 
Hikmah lain dari hadits di atas adalah islam sangat memperhatikan kebersihan mulut sehingga aplikasinya, ketika kita akan berinteraksi/berbicara dengan orang lain, pastikan bahwa mulut kita tidak mengeluarkan "substansi" yang mengganggu.
 
Maka dari itu, secara umum dapat disimpulkan bahwa sebagian hadits Nabi yang berkaitan dengan kesehatan dapat dikoneksikan dengan ilmu pengetahuan di masa kini atau mungkin sebaliknya. Tinggal tugas kita saja sebagai seorang muslim yang berusaha mengkoneksikan dua aspek tadi.
 
 
Stand-alone reference:
Penjelasan Drg. Richard Price ada di link ini: http://www.m.webmd.com/oral-health/healthy-mouth-15/your-healthy-mouth/get-rid-bad-breath
 

 

*Doctoral Student in Nursing, Mahidol University, Thailand

*Awardee Beasiswa LPDP Kementerian Keuangan Republik Indonesia Tahun 2016 (Program Doktor Luar Negeri)

*Dosen Keperawatan, FIKES UMMagelang