Islami Inovatif Kompetitif
 

Banner Situs



9 makanan super untuk kesehatan dan kekebalan tubuh (bagian ke-2 terakhir)

Jumat, 10 Februari 2017 oleh Administrator

9 makanan super untuk kesehatan dan kekebalan tubuh (bagian ke-2 terakhir)

Oleh Sumarno Adi Subrata*

 

            Artikel ini adalah kelanjutan dari artikel pertama tentang super food yang memiliki peran dalam kekebalan tubuh dan kesehatan pada umumnya. Berikut penjelasannya:

 

Ke lima. Teh

            Sebagaimana yang telah lazim diketahui bahwa tanaman teh/camellia sinensis awalnya populer di China serta Jepang. Tanaman ini tumbuh subur di kawasan dingin, cuaca hujan dan di dataran tinggi sehingga kita bisa melihat di sepanjang jalan awal masuk kota Wonosobo, perkebunan teh dengan pemandangan yang sangat indah dan tertata rapi. Selain bisa dijadikan minuman, teh juga dapat diolah menjadi beragam makanan roti krim teh hingga yang pernah kami coba di Thailand adalah kue kering yang adonannya 70% teh, tentu saja rasanya sangat enak.

 

           Banyak penelitian ilmiah yang menjelaskan akan manfaat kesehatan teh. Di antaranya, teh hijau mampu mencegah kanker paru-paru, usus besar, mulut, esophagus, lambung, usus kecil, ginjal dan pancreas. Bahkan stroke dan penyakit jantungpun juga dapat dicegah (Chacko, Thambi, Kuttan, & Nishigaki, 2010), kandungan epigallocathechin-3-gallate/EGCG dalam the hijau mampu memaksimalkan sistem kekebalan tubuh manusia (Pae & Wu, 2013), kandungan polifenol dalam teh berfungsi sebagai antivirus, antioksidan antiinflamasi, peningkat sistem imun (Cuevas, Saavedra, Salazar, & Abdalla, 2013; Serafini, Rio, Yao, Bettuzzi, & Peluso, 2011), teh hitam juga mampu memaksimalkan sistem kekebalan tubuh(Hendricks & Pool, 2010).

 

       Kandungan asam amino thianin dalam teh mampu memaksimalkan sistem imun dan meningkatkan produksi dopamine/hormon yang menyebabkan rasa tenang, gembira, rileks (Kamath et al., 2003; Li et al., 2016), teh hijau juga sebagai anti-metastasis kanker, melindungi hati/hepatoprotektor, anti diabetes, anti obesitas, anti gangguan pembuluh darah/aterosklerosis yang sering menyebabkan penyakit jantung, stroke (Suzuki, Miyoshi, & Isemura, 2012). Yang lebih menarik, ternyata kandungan polifenol dari teh mampu melindungi dari bahaya sinar matahari sehingga dapat mencegah kanker kulit (Katiyar, 2003).

 

Ke enam. Sweet potato

            Sweet potato/ ipomoea batatas dikenal di lingkungan kita dengan ubi jalar/ubi rambat. Tanaman yang diketahui berasal dari Amerika tengah ini mengandung karbohidrat dan sangat enak jika dikonsumsi dengan direbus, karena rasanya yang manis. Ubi cilembu juga termasuk kultivar/berasal ubi jalar. Ubi –baik jalar/cilembu- kurang cocok jika digoreng karena kandungan gulanya yang tinggi akan membuat cepat gosong. Bahkan pengolahan terbaik ubi cilembu adalah dengan dioven, karena jika direbus kandungan madunya akan berkurang atau bahkan hilang.

 

            Ditinjau dari sisi kesehatan, ubi jalar memiliki banyak manfaat. Di antaranya, ubi jalar berperan dalam meningkatkan kekebalan tubuh dan anti diabetes (Miyazaki, Kusano, Doi, & Aki, 2005), Tidak hanya buahnya, konsumsi daun ubi jalar selama dua minggu juga mampu meningkatkan imunitas dalam sebuah riset yang dilakukan kepada para atlit basket (Chang et al., 2007; Chen et al., 2005), ubi jalar juga berperan sebagai antioksidan/pencegah kerusakan sel-sel tubuh (Kim et al., 2015), Ubi jalar yang dalamnya berwarna oranye kaya akan karetonoid yang sangat bagus untuk kesehatan mata, khususnya anak (van Jaarsveld, Marais, Harmse, Nestel, & Rodriguez-Amaya, 2006).

 

Ke tujuh. Brokoli

            Brokoli merupakan salah satu jenis sayuran yang masih dalam golongan kubis. Tanaman yang setiap 100 gram mengandung 34 calori ini hidup dilingkungan yang dingin. Sayuran jenis ini banyak digemari karena mengandung tinggi vitamin C dan vitamin A, terlebih jika dimasak sop. Hanya saja pengolahan terbaik brokoli dengan dikukus karena akan lebih mempertahankan kandungan gizi. Jika direbus, maka brokoli dimasukkan adonan masakan paling terakhir agar kandungan gizinya tidak banyak yang hilang.

 

            Selain memiliki bentuk yang menarik, brokoli juga menyimpan banyak manfaat bagi kesehatan. Berikut beberapa hasil penelitiannya, kandungan kaempferol dalam brokoli berfungsi sebagai antioksidan, anti inflamasi, antibakteri, anti diabetic (Calderón-Montaño, Burgos-Morón, Pérez-Guerrero, & López-Lázaro, 2011), brokoli sebagai anti kanker (Khalaj et al., 2013), brokoli berperan sebagai peningkat imun melalui produksi sitokin dan brokoli sebagai anti inflamasi pada kasus nyeri akut atau kronis (Totsch, Waite, & Sorge, 2015), jus brokoli dapat berfungsi sebagai anti kanker, anti diabetes dan anti oksidan (Figueiredo, Binda, Nogueira-Machado, Vieira-Filho, & Caligiorne, 2015; Lee et al., 2013), kandungan quercetin dalam brokoli dapat berfungsi sebagai antialergi dengan memaksimalkan sistem kekebalan tubuh (Mlcek, Jurikova, Skrovankova, & Sochor, 2016). Dalam sebuah studi pada kanker esofagus (organ pencernaan yang terletak di antara tenggorokan dengan lambung), kandungan sulforaphane dalam brokoli dapat menghambat perkembangan kanker, mengurangi ukuran tumor (Qazi et al., 2010).

 

Ke delapan. Bawang putih

            Bawang putih/allium sativum adalah jenis tanaman yang banyak digunakan sebagai bumbu dasar masakan. Bawang ini jika dikonsumsi mentah akan terasa getir karena kandungan allium di dalamnya. Aromanya yang harum menambah rasa makanan. Pengalaman kami waktu masih kecil dulu, terkadang makan nasi bawang yaitu bawang putih dan garam diuleg kemudian dicampurkan nasi putih.  Akan lebih enak jika ditambah lauk telor dadar atau sayur tumis.

 

            Bawang putih juga tidak lepas dari perhatian para peneliti di bidang kesehatan. Beberapa hasil penelitian terkait bawang putih di antaranya, bawang putih memiliki efek untuk meningkatkan kekebalan tubuh, anti inflamasi dan anti tumor (Schäfer & Kaschula, 2014), ekstrak bawang putih berperan positif meningkatkan imun dan meredakan gejala common cold dan flu (Percival, 2016), bawang putih berfungsi sebagai pengaktif imunomodulatori/ pengaturan sistem imun hingga mencapai aksi yang dikehendaki tubuh yang terdiri dari proses sekresi sitokin, fagosit benda asing patologen, produksi immunoglobulin, reaksi alergi (Mahima et al., 2012).

 

           Bawang putih berperan dalam pencegahan penyakit jantung dengan mencegah penyumbatan pembuluh darah, menurunkan tekanan darah (Chan, Yuen, Chan, & Chan, 2013), Ekstrak bawang putih juga dapat mengatasi resistensi insulin/ dapat membantu mengontrol gula darah bagi pasien diabetes tipe 2 (Padiya & Banerjee, 2013), Bawang putih juga dapat menurunkan tekanan darah dengan mekanisme mediasi intraseluler nitric oxide dan hydrogen sulfide dalam memblokasi produksi angiotensin II sehingga dampaknya memicu vasodilatasi/pelebaran pembuluh darah dan akhirnya menurunkan tekanan darah (Shouk, Abdou, Shetty, Sarkar, & Eid, 2014), bawang putih juga sebagai antijamur, anti parasit, menurunkan kadar gula darah dan kolesterol (Goncagul & Ayaz, 2010).

 

Ke Sembilan. Chicken soup

            Chicken soup atau di tempat kita dikenal dengan sop ayam. Masakan yang cocok dikonsumsi siang hari ini terdiri dari umumnya terdiri dari banyak sayuran, seperti wortel, kentang, kacang merah, kol, daun bawang dan lain sebagainya. Sebagian daerah memiliki cita rasa yang berbeda dalam memasak sop ini, Kalimantan terkenal dengan rasa rempahnya, jawa dengan bumbu yang simpel namun khas rasanya. Masakan ini cukup bergizi apalagi jika dikonsumsi anak-anak.

 

            Masakan ini juga tidak lepas dari penelitian ahli di bidang kesehatan. Di antaranya, sop ayam dan ayam bagian dada yang kaya carnosine diketahui dapat mencegah influenza (Babizhayev & Deyev, 2012), studi ini berkaitan konsumsi daging ayam yang ternyata dapat mengatasi kelelahan mental pada pria sehingga daging ayam dikenal dengan sebutan anti-fatigue food/makanan penghilang rasa lelah (Yamano et al., 2013), sop ayam juga dapat membantu mengatasi infeksi saluran pernafasan atas (Rennard, Ertl, Gossman, Robbins, & Rennard, 2000).

 

 

Referensi:

Babizhayev, M., & Deyev, A. (2012). Management of the virulent influenza virus infection by oral formulation of nonhydrolized carnosine and isopeptide of carnosine attenuating proinflammatory cytokine-induced nitric oxide production. Am J Ther, 19(1), e25-47. doi:10.1097/MJT.0b013e3181dcf589

 

Calderón-Montaño, J., Burgos-Morón, E., Pérez-Guerrero, C., & López-Lázaro, M. (2011). A review on the dietary flavonoid kaempferol. Mini Rev Med Chem, 11(4), 298-344.

 

Chacko, S. M., Thambi, P. T., Kuttan, R., & Nishigaki, I. (2010). Beneficial effects of green tea: A literature review. Chinese Medicine, 5, 13-13. doi:10.1186/1749-8546-5-13

 

Chan, J., Yuen, A., Chan, R., & Chan, S. (2013). A review of the cardiovascular benefits and antioxidant properties of allicin. Phytother Res, 27(5), 637-646.

 

Chang, W., Chen, C., Hu, S., Kan, N., Chiu, C., & Liu, J. (2007). Effect of purple sweet potato leaves consumption on the modulation of the immune response in basketball players during the training period. Asia Pac J Clin Nutr, 16(4), 609-615.

 

Chen, C.-M., Li, S.-C., Lin, Y.-L., Hsu, C.-Y., Shieh, M.-J., & Liu, J.-F. (2005). Consumption of purple sweet potato leaves modulates human immune response: T-lymphocyte functions, lytic activity of natural killer cell and antibody production. World Journal of Gastroenterology : WJG, 11(37), 5777-5781. doi:10.3748/wjg.v11.i37.5777

 

Cuevas, A., Saavedra, N., Salazar, L. A., & Abdalla, D. S. P. (2013). Modulation of Immune Function by Polyphenols: Possible Contribution of Epigenetic Factors. Nutrients, 5(7), 2314-2332. doi:10.3390/nu5072314

 

Figueiredo, S. d., Binda, N., Nogueira-Machado, J., Vieira-Filho, S., & Caligiorne, R. (2015). The antioxidant properties of organosulfur compounds (sulforaphane). Recent Pat Endocr Metab Immune Drug Discov, 9(1), 24-39.

 

Goncagul, G., & Ayaz, E. (2010). Antimicrobial effect of garlic (Allium sativum). Recent Pat Antiinfect Drug Discov, 5(1), 91-93.

 

Hendricks, R., & Pool, E. (2010). The in vitro effects of Rooibos and Black tea on immune pathways. J Immunoassay Immunochem, 31(2), 169-180. doi:10.1080/15321811003617537

 

Kamath, A. B., Wang, L., Das, H., Li, L., Reinhold, V. N., & Bukowski, J. F. (2003). Antigens in tea-beverage prime human Vγ2Vδ2 T cells in vitro and in vivo for memory and nonmemory antibacterial cytokine responses. Proceedings of the National Academy of Sciences of the United States of America, 100(10), 6009-6014. doi:10.1073/pnas.1035603100

 

Katiyar, S. (2003). Skin photoprotection by green tea: antioxidant and immunomodulatory effects. Curr Drug Targets Immune Endocr Metabol Disord, 3(3), 234-242.

 

Khalaj, L., Chavoshi Nejad, S., Mohammadi, M., Sarraf Zadeh, S., Hossein Pour, M., Ashabi, G., . . . Ahmadiani, A. (2013). Assessing Competence of Broccoli Consumption on Inflammatory and Antioxidant Pathways in Restraint-Induced Models: Estimation in Rat Hippocampus and Prefrontal Cortex. BioMed Research International, 2013, 590379. doi:10.1155/2013/590379

 

Kim, O., Nam, D., Yoon, H., Baek, S., Jun, W., & Lee, J. (2015). Immunomodulatory and Antioxidant Effects of Purple Sweet Potato Extract in LP-BM5 Murine Leukemia Virus-Induced Murine Acquired Immune Deficiency Syndrome. J Med Food, 18(8), 882-889. doi:10.1089/jmf.2014.3274

 

Lee, S. G., Kim, J.-H., Son, M.-J., Lee, E.-J., Park, W.-D., Kim, J.-B., . . . Lee, I.-S. (2013). Influence of Extraction Method on Quality and Functionality of Broccoli Juice. Preventive Nutrition and Food Science, 18(2), 133-138. doi:10.3746/pnf.2013.18.2.133

 

Li, C., Tong, H., Yan, Q., Tang, S., Han, X., Xiao, W., & Tan, Z. (2016). L-Theanine Improves Immunity by Altering TH2/TH1 Cytokine Balance, Brain Neurotransmitters, and Expression of Phospholipase C in Rat Hearts. Medical Science Monitor : International Medical Journal of Experimental and Clinical Research, 22, 662-669. doi:10.12659/MSM.897077

 

Mahima, Rahal, A., Deb, R., Latheef, S., Samad, H. A., Tiwari, R., . . . Dhama, K. (2012). Immunomodulatory and therapeutic potentials of herbal, traditional/indigenous and ethnoveterinary medicines. Pak J Biol Sci. 2012 Aug 15;15(16):754-74., 15(16), 754-774.

 

Miyazaki, Y., Kusano, S., Doi, H., & Aki, O. (2005). Effects on immune response of antidiabetic ingredients from white-skinned sweet potato (Ipomoea batatas L.). Nutrition, 21(3), 358-362.

 

Mlcek, J., Jurikova, T., Skrovankova, S., & Sochor, J. (2016). Quercetin and Its Anti-Allergic Immune Response. Molecules, 21(5), 623.

 

Padiya, R., & Banerjee, S. (2013). Garlic as an anti-diabetic agent: recent progress and patent reviews. Recent Pat Food Nutr Agric, 5(2), 105-207.

 

Pae, M., & Wu, D. (2013). Immunomodulating effects of epigallocatechin-3-gallate from green tea: mechanisms and applications. Food Funct, 4(9), 1287-1303. doi:10.1039/c3fo60076a

 

Percival, S. (2016). Aged Garlic Extract Modifies Human Immunity. J Nutr, 146(2), 433S-436s. doi:10.3945/jn.115.210427

 

Qazi, A., Pal, J., Maitah, M. i., Fulciniti, M., Pelluru, D., Nanjappa, P., . . . Shammas, M. A. (2010). Anticancer Activity of a Broccoli Derivative, Sulforaphane, in Barrett Adenocarcinoma: Potential Use in Chemoprevention and as Adjuvant in Chemotherapy. Translational Oncology, 3(6), 389-399.

 

Rennard, B. O., Ertl, R. F., Gossman, G. L., Robbins, R. A., & Rennard, S. I. (2000). Chicken soup inhibits neutrophil chemotaxis in vitro. Chest, 118(4), 1150-1157.

 

Schäfer, G., & Kaschula, C. H. (2014). The Immunomodulation and Anti-Inflammatory Effects of Garlic Organosulfur Compounds in Cancer Chemoprevention. Anti-Cancer Agents in Medicinal Chemistry, 14(2), 233-240. doi:10.2174/18715206113136660370

 

Serafini, M., Rio, D. D., Yao, D., Bettuzzi, S., & Peluso, I. (2011). Herbal Medicine: Biomolecular and Clinical Aspects (I. Benzie & S. Wachtel-Galor Eds. 2nd ed.). Boca Raton: CRC Press/Taylor & Francis.

 

Shouk, R., Abdou, A., Shetty, K., Sarkar, D., & Eid, A. (2014). Mechanisms underlying the antihypertensive effects of garlic bioactives. Nutr Res, 34(2), 106-115.

 

Suzuki, Y., Miyoshi, N., & Isemura, M. (2012). Health-promoting effects of green tea. Proceedings of the Japan Academy. Series B, Physical and Biological Sciences, 88(3), 88-101. doi:10.2183/pjab.88.88

 

Totsch, S. K., Waite, M. E., & Sorge, R. E. (2015). Chapter Fifteen - Dietary Influence on Pain via the Immune System. In J. P. Theodore & D. Gregory (Eds.), Progress in Molecular Biology and Translational Science (Vol. Volume 131, pp. 435-469): Academic Press.

 

van Jaarsveld, P. J., Marais, D. W., Harmse, E., Nestel, P., & Rodriguez-Amaya, D. B. (2006). Retention of β-carotene in boiled, mashed orange-fleshed sweet potato. Journal of Food Composition and Analysis, 19(4), 321-329. doi:http://dx.doi.org/10.1016/j.jfca.2004.10.007

 

Yamano, E., Tanaka, M., Ishii, A., Tsuruoka, N., Abe, K., & Watanabe, Y. (2013). Effects of chicken essence on recovery from mental fatigue in healthy males. Medical Science Monitor : International Medical Journal of Experimental and Clinical Research, 19, 540-547. doi:10.12659/MSM.883971

 

 

*Doctoral student in nursing, Mahidol University, Thailand

*Awardee beasiswa LPDP Kemenkeu RI Tahun 2016 (Program Doktor Luar Negeri)

*Dosen Keperawatan, FIKES UMMagelang