Islami Inovatif Kompetitif
 

Banner Situs



9 makanan super untuk kesehatan dan kekebalan tubuh (bagian ke-1)

Selasa, 31 Januari 2017 oleh Administrator

9 makanan super untuk kesehatan dan kekebalan tubuh (bagian ke-1)

oleh Sumarno Adi Subrata*

 

        Sistem imunitas didefinisikan sebagai sistem tubuh yang berfungsi melawan infeksi bakteri/virus/jamur/parasit penyebab penyakit serta mengeluarkan racun dan zat-zat penyebab alerginya (Alberts, Johnson, & Lewis, 2002; Chaplin, 2010). Ketika seseorang mengalami sakit maka pertanda bahwa sistem ini melemah sehingga membutuhkan support agar dapat kembali berfungsi seperti semula. Salah satu supportnya adalah dengan mengkonsumsi makanan dan minuman yang diketahui secara ilmiah memiliki peran positif terhadap imunitas dan tentunya pengaruh ke kesehatan lainnya. Artikel ini akan menjelaskan tentang support tersebut dengan didukung oleh beberapa riset yang relevan.

 

Pertama. Button mushroom

       

       Button mushroom dikenal dengan jamur kancing karena bentuknya seperti kancing baju. Detail gambar silahkan bisa browsing di google. Jamur impor yang sejak abad ke-17 dibudidayakan di Perancis ini memiliki rasa yang enak dan ketika dikunyah seperti daging teksturnya. Cocok untuk dicampurkan ke dalam makanan jenis capcay, mie godog atau makanan lain yang berkuah. Alhamdulillah, jamur ini mudah didapatkan karena –biasanya- sudah dikemas dalam plastik dan banyak dijual di beberapa supermarket ternama di negeri kita.

         

         Secara ilmiah, jamur ini memiliki banyak manfaat terutama untuk sistem kekebalan tubuh. Di antaranya, jamur ini dikenal sebagai antitumor sehingga dapat dikonsumsi sebagai pencegah tumor/kanker, meningkatkan sistem kekebalan tubuh bawaan dan sel T tubuh/limfosit T yang berperan dalam imunitas seluler (Patel & Goyal, 2012; Ren, Guo, Meydani, & D, 2008). Jamur ini juga memaksimalkan fungsi vaksin salmonella. Salmonella adalah bakteri gram negative yang sering menyebabkan demam tipes dan penularannya lewat makanan dan minuman (Wang et al., 2014). Jamur kancing juga mampu meningkatkan system kekebalan tubuh khususnya area usus (Chandra et al., 2013).

         

           Jamur ini juga memiliki peran dalam meningkatkan sekresi Imunoglobulin tipe A yang salah satu fungsinya untuk imunitas di area oral/mulut (Jeong, Koyyalamudi, & Pang, 2012). Jamur –secara umum- yang dapat dikonsumsi juga memiliki peran dalam pencegahan penyakit jantung (Martin, 2010). Jamur kancing juga mampu mencegah injuri atau luka pada usus besar dengan meningkatkan produksi TNF-α / Tumor Necrosis Factor tipe alfa. Zat ini berfungsi sebagai meningkatkan respon imun (Yu, Weaver, Martin, & Cantorna, 2009).

 

Kedua. Oyster

       

         Oyster adalah nama lain dari tiram. Sejenis kerang yang bercangkang berkapur, berbentuk pipih. Makanan ini akan banyak ditemukan di tempat makan seafood. Sayang sekali harganya cukup menguras kantong / mahal yaitu 50 ribu per biji karena tergolong makanan bergengsi. Tiram ini akan terasa mak-nyuus jika dikonsumsi mentah dengan saus cuka dan bawang merah. Meskipun kami sendiri belum pernah mencoba, namun sebagian referensi restoran yang pernah kami baca menunjukkan informasi tersebut.

             

             Di sisi kesehatan, tiram ini ternyata memiliki fungsi yang bagus untuk kekebalan tubuh. Berikut temuan-temuan risetnya, oyster dapat menjadi terapi tambahan bagi diabetes dan hipertensi (Tanaka et al., 2006), tiram ini bisa sebagai terapi alternatif bagi penderita diabetes tipe II (Ganeshpurkar, Kohli, & Rai, 2014), konsumsi tiram ini juga mampu memperbaiki fungsi hati bagi penderita gangguan hati yang memiliki riwayat konsumsi alkohol (Osaki et al., 2015)

 

Ketiga. Semangka

             

                Buah semangka adalah salah satu buah yang sangat popular di lingkungan kita. Buah dengan nama latin citrullus vulgaris ini tersedia dalam beragam jenis yaitu semangka berbiji, semangka tanpa biji, semangka mini, semangka kuning dan semangka  oranye. Bentuknya juga bermacam-macam, mulai dari bulat, oval hingga kotak sebagaimana yang telah dibudidayakan oleh sebagian petani di Jepang. Buah ini 91% mengandung air serta rendah kalori sehingga sangat cocok dikonsumsi bagi yang ingin menurunkan berat badan.

         

         Semangka juga memiliki manfaat kesehatan terutama dari kandungan lychopene yang ada di dalamnya. Di antara manfaat kesehatannya, buah ini mengandung antioksidan (zat yang dapat menghambat kerusakan sel tubuh) serta lycopene yang mampu meningkatkan daya tahan tubuh, bagi para atlit khususnya dan non-atlit pada umumnya (Shanely et al., 2016), buah semangka mampu meningkatkan kadar plasma arginin tubuh yang berfungsi untuk kekebalan dan pencegahan penyakit jantung (Collins et al., 2007), semangka juga mampu mencegah terjadinya kanker prostat (M. Li et al., 2009), semangka dalam sediaan ekstrak dapat menurunkan tekanan darah (Massa et al., 2016), semangka dalam bentuk ekstrak/suplemen jika dikonsumsi dua kali sehari selama enam bulan dapat memaksimalkan fungsi pembuluh darah arteri (Figueroa, Sanchez-Gonzalez, Perkins-Veazie, & Arjmandi, 2011). Sedangkan sebuah riset dari jurnal urologi/perkemihan menjelaskan bahwa kandungan L-citrulline dalam buah semangka mampu memperbaiki disfungsi ereksi (Cormio et al., 2011).

 

Keempat. Bayam

 

         Bayam adalah salah satu jenis sayuran yang banyak mengandung zat besi sehingga wajar jika sayuran yang berasal dari Amerika ini sangat digemari bagi penderita anemia defisiensi zat besi. Sayuran ini masih menuai kontroversi terutama tentang bolehkah reheating/memanaskan kembali untuk dikonsumsi? Sebagian masyarakat di Belanda/mungkin di Indonesia mempercayai bahwa hal ini tidak diperbolehkan karena dapat merubah kandungan nitrat menjadi nitrit, sementara nitrit dapat berubah menjadi nitrosamine yang merupakan karsinogen/penyebab kanker. Sebagian lagi tidak begitu melarang bukan karena faktor karsinogen, namun umumnya sayuran yang dipanaskan kembali kandungan gizinya sudah berkurang sehingga mengkonsumsinya bukan pilihan yang tepat. Kami sendiri belum menemukan riset terkini yang menjelaskan masalah tersebut. Hanya saja sebagai jalan tengah adalah menghindari reheating makanan.

         

          Di sisi kesehatan, bayam memiliki beberapa manfaat. Di antaranya, kandungan protein dalam bayam ikut berperan dalam sistem kekebalan tubuh (Birmingham, Thanesvorakul, & Gangur, 2002), kandungan vitamin A dalam bayam juga memiliki peran dalam imunitas (Semba, 1999), bayam juga mengandung flavanoid dalam jumlah yang tinggi yang berfungsi untuk antioksidan/penghambat kerusakan sel tubuh yang berdampak pada imunitas (Lobo, Patil, Phatak, & Chandra, 2010; Pandey & Rizvi, 2009), bayam juga mengandung saponin yang berfungsi untuk mencegah tumor/kanker (H. Li, Wang, & Liu, 2003)

 

 

Artikel ini akan bersambung ke bagian dua, Insya Allah

 

 

REFERENSI:

 

Alberts, B., Johnson, A., & Lewis, J. (2002). Molecular Biology of the Cell (4 ed.). New York: Garland Science.

 

Birmingham, N., Thanesvorakul, S., & Gangur, V. (2002). Relative immunogenicity of commonly allergenic foods versus rarely allergenic and nonallergenic foods in mice. J Food Prot, 65(12), 1988-1991.

 

Chandra, L. C., Traoré, D., French, C., Marlow, D., D’Offay, J., Clarke, S. L., . . . Kuvibidila, S. (2013). White button, portabella, and shiitake mushroom supplementation up-regulates interleukin-23 secretion in acute dextran sodium sulfate colitis C57BL/6 mice and murine macrophage J.744.1 cell line. Nutrition Research, 33(5), 388-396. doi:10.1016/j.nutres.2013.02.009

 

Chaplin, D. D. (2010). Overview of the Immune Response. The Journal of allergy and clinical immunology, 125(2 Suppl 2), S3-23. doi:10.1016/j.jaci.2009.12.980

 

Collins, J. K., Wu, G., Perkins-Veazie, P., Spears, K., Claypool, P. L., Baker, R. A., & Clevidence, B. A. (2007). Watermelon consumption increases plasma arginine concentrations in adults. Nutrition, 23(3), 261-266. doi:http://dx.doi.org/10.1016/j.nut.2007.01.005

 

Cormio, L., De Siati, M., Lorusso, F., Selvaggio, O., Mirabella, L., Sanguedolce, F., & Carrieri, G. (2011). Oral L-Citrulline Supplementation Improves Erection Hardness in Men With Mild Erectile Dysfunction. Urology, 77(1), 119-122. doi:http://dx.doi.org/10.1016/j.urology.2010.08.028

 

Figueroa, A., Sanchez-Gonzalez, M. A., Perkins-Veazie, P. M., & Arjmandi, B. H. (2011). Effects of Watermelon Supplementation on Aortic Blood Pressure and Wave Reflection in Individuals With Prehypertension: A Pilot Study. American Journal of Hypertension, 24(1), 40-44. doi:10.1038/ajh.2010.142

 

Ganeshpurkar, A., Kohli, S., & Rai, G. (2014). Antidiabetic potential of polysaccharides from the white oyster culinary-medicinal mushroom Pleurotus florida  (higher Basidiomycetes). Int J Med Mushrooms, 16(3), 207-217.

 

Jeong, S. C., Koyyalamudi, S. R., & Pang, G. (2012). Dietary intake of Agaricus bisporus white button mushroom accelerates salivary immunoglobulin A secretion in healthy volunteers. Nutrition, 28(5), 527-531. doi:10.1016/j.nut.2011.08.005

 

Li, H., Wang, Z., & Liu, Y. (2003). Review in the studies on tannins activity of cancer prevention and anticancer. Zhong Yao Cai, 26(6), 444-448.

 

Li, M., Wang, Q., Zhang, X., Chen, X., Li, J., Ou, T., & Cui, X. (2009). UP-1.136: Study of Lycopene Decrease PSA in Patients of Prostate Cancer. Urology, 74(4, Supplement), S213. doi:http://dx.doi.org/10.1016/j.urology.2009.07.583

 

Lobo, V., Patil, A., Phatak, A., & Chandra, N. (2010). Free radicals, antioxidants and functional foods: Impact on human health. Pharmacognosy Reviews, 4(8), 118-126. doi:10.4103/0973-7847.70902

 

Martin, K. R. (2010). Both common and specialty mushrooms inhibit adhesion molecule expression and in vitro binding of monocytes to human aortic endothelial cells in a pro-inflammatory environment. Nutrition Journal, 9, 29-29. doi:10.1186/1475-2891-9-29

 

Massa, N. M. L., Silva, A. S., Toscano, L. T., Silva, J. D. a. g. R., Persuhn, D. C., & Gonçalves, M. D. C. R. (2016). Watermelon extract reduces blood pressure but does not change sympathovagal balance in prehypertensive and hypertensive subjects. Blood Pressure, 25(4), 244-248. doi:10.3109/08037051.2016.1150561

 

Osaki, K., Shimizu, Y., Yamamoto, T., Miyake, F., Kondo, S., & Yamaguchi, H. (2015). Improvement of liver function by the administration of oyster extract as a dietary supplement to habitual alcohol drinkers: A pilot study. Experimental and Therapeutic Medicine, 10(2), 705-710. doi:10.3892/etm.2015.2563

 

Pandey, K. B., & Rizvi, S. I. (2009). Plant polyphenols as dietary antioxidants in human health and disease. Oxidative Medicine and Cellular Longevity, 2(5), 270-278.

 

Patel, S., & Goyal, A. (2012). Recent developments in mushrooms as anti-cancer therapeutics: a review. 3 Biotech, 2(1), 1-15. doi:10.1007/s13205-011-0036-2

 

Ren, Z., Guo, Z., Meydani, S., & D, D. W. (2008). White button mushroom enhances maturation of bone marrow-derived dendritic cells and their antigen presenting function in mice. J Nutr, 138(3), 544-550.

 

Semba, R. (1999). Military Strategies for Sustainment of Nutrition and Immune Function in the Field. Washington (DC): National Academic Press (US).

 

Shanely, R. A., Nieman, D. C., Perkins-Veazie, P., Henson, D. A., Meaney, M. P., Knab, A. M., & Cialdell-Kam, L. (2016). Comparison of Watermelon and Carbohydrate Beverage on Exercise-Induced Alterations in Systemic Inflammation, Immune Dysfunction, and Plasma Antioxidant Capacity. Nutrients, 8(8), 518. doi:10.3390/nu8080518

 

Tanaka, K., Nishizono, S., Kugino, K., Tamari, M., Kurumiya, M., Abe, N., & Ikeda, I. (2006). Effects of dietary oyster extract on lipid metabolism, blood pressure, and blood glucose in SD rats, hypertensive rats, and diabetic rats. Biosci Biotechnol Biochem, 70(2), 462-470.

 

Wang, J., Niu, X., Du, X., Smith, D., Meydani, S., & Wu, D. (2014). Dietary supplementation with white button mushrooms augments the protective immune response to Salmonella vaccine in mice. J Nutr, 144(1), 98-105. doi:10.3945/jn.113.185165

 

Yu, S., Weaver, V., Martin, K., & Cantorna, M. T. (2009). The effects of whole mushrooms during inflammation. BMC Immunology, 10, 12-12. doi:10.1186/1471-2172-10-12

 

 

*Doctoral student in nursing, Mahidol University, Thailand

*Awardee beasiswa LPDP Kemenkeu RI tahun 2016 (Program Doktor Luar Negeri)

*Dosen Keperawatan, FIKES UMMagelang