Islami Inovatif Kompetitif
 

Banner Situs



Artikel : Ramadhan, tawakal, dan virus corona

Kajian Online Pekanan 
Spesial Ramadhan
Edisi XXXIV/Tahun ke-IV/Mei/2020
Program “Go Islamic”
FIKES UMMagelang

 

Ramadhan, tawakal, dan virus corona

 

Allah subhaanahu wa taala berfirman:

"...Karena sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan. Sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan..." (QS. Al Insyirah ayat 5 - 6). Maksudnya, bagaimanapun sulitnya sebuah situasi, akhir dari setiap kesulitan adalah kemudahan" (Taisir Karimirrahman karya Abdurrahman bin Nashir As Sadi).

 

Sebagian literatur juga menjelaskan bahwa setiap kesulitan hidup yang dialami seorang manusia akan memotivasinya untuk semakin bertawakal (Jaamiul Ulum Wal Hikam karya Ibnu Rajab Al Hambali). Karena dengan tawakal, Allah subhaanahu wa taalapun akan menghilangkan kesulitannya (QS. Ath Thalaq ayat 3; HR. Bukhari no.11/311 Bab Tawakal, Shahih). 

 

Secara singkat tawakal dapat diterjemahkan sebagai bentuk usaha untuk mencapai tujuan tertentu (Tuhfatul Ahwadzi Syarah Jami At Tirmidzi no.7-8 karya Mubarakfuri).

 

Apabila penjelasan di atas dikaitkan dengan pandemi Covid-19, maka tawakal adalah strategi paling efektif untuk mengatasi pandemi Covid-19. Di antara contoh tawakal adalah, menerapkan beragam protokol kesehatan yang ditetapkan pemerintah. Kemudian, senantiasa menumbuhkan harapan bahwa pandemi Covid-19 dapat diatasi, sebagaimana hal ini direkomendasikan Dr. Maria Van Kerkhove dari World Health Organization (WHO). Pesan beliau dapat disimak di menit ke-16. 37 hingga 19.18.

 

https://youtu.be/BWC0M_y30i8

 

Kemudian, bentuk tawakal lainnya yaitu rutin mengikuti perkembangan informasi terbaru pandemi Covid-19 dari sumber yang terpercaya, misalnya dari WHO. Organisasi tersebut kini telah banyak merilis dokumentasi ilmiah seputar Covid-19, di antaranya:

 

Tanya jawab bersama Dr. Maria Van Kerkhove tentang informasi umum seputar Covid-19.

https://youtu.be/SCgCzYAHusA

 

Tanya jawab bersama Dr. Aiysha Malik tentang Covid-19 dan kesehatan jiwa.

https://youtu.be/zDx1LKkk5c4

 

Tanya jawab bersama Dr. Rosamund Lewis tentang Covid-19 dan dunia kerja.

https://youtu.be/4OhvJ4wi034

 

Pada prinsipnya, dengan adanya pandemi Covid-19, menuntut setiap Muslim untuk istiqamah bertawakal dengan mengambil berbagai jenis upaya preventif dan kuratif. Karena pandemi ini tidak akan hilang begitu saja tanpa adanya kombinasi usaha yang bersifat duniawi dan juga ukhrawi, misalnya banyak berdoa di waktu yang mustajab.

 

Akhirnya, meskipun sebentar lagi Ramadhan 1441 H akan usai, namun perjuangan menuntaskan pandemi Covid-19 masih akan terus berlanjut. Dan...

 

Semoga Allah subhaanahu wa taala senantiasa memudahkan usaha-usaha kita dalam mengatasi pandemi ini, Aamiin.