Islami Inovatif Kompetitif
 

Banner Situs



Artikel : Ramadhan yang kelak dirindukan

Kajian Online Pekanan
Spesial Ramadhan
Edisi XXXVII/Tahun ke-II/Juni/2018
Program “Go Islamic” 
FIKES UMMagelang

 

Ramadhan yang kelak dirindukan

 

Ibnu Rajab Al Hambali pernah mengatakan yang artinya:
"Wahai hamba hamba Allah, sungguh bulan Ramadhan telah bertekad untuk pergi dan tidak tersisa waktunya kecuali sedikit. Maka barangsiapa yang berbuat baik di dalamnya, hendaklah ia sempurnakan, dan barangsiapa yang menyianyiakannya, hendaklah ia menutupinya dengan yang lebih baik" (Lathaif Al Maarif Hal.232 karya Ibnu Rajab Al Hambali).

 

Terasa atau tidak terasa sudah hampir satu bulan kita menjalankan ibadan puasa di bulan Ramadhan, semoga saja sudah banyak amal ibadah yang sudah kita maksimalkan dan semoga Allah subhaanahu wa taala berkenan menerima amal-amal tersebut, Aamiin. 

 

Meskipun Ramadhan akan segera usai, tidak membuat semangat ibadah kita-pun juga ikut berlalu. Amalan-amalan yang sudah kita lakukan selama ramadhan, paling tidak kita istiqamahkan sehingga dapat dijadikan sebagai bekal di Akhirat kelak.

 

Dr. Riyadh Al Musaimiry, Dosen di Universitas Ibnu Suud, Saudi Arabia via Twitulama pernah mengatakan yang artinya:
"Masalahnya bukan Ramadhan meninggalkanmu, masalahnya -yang sebenarnya- adalah ketika engkau yang meninggalkan Ramadhan. Ramadhan kalau pergi, dia akan kembali lagi. Tapi kalau engkau yang pergi, kau tak akan kembali. Maka tambahlah perbekalanmu".

 

Oleh karena itu, setelah Ramadhan ini berlalu, semoga Allah subhaanahu wa taala telah menjadikan semua aspek yang berkaitan dengan diri kita lebih baik dari sebelumnya, baik itu ucapan, perbuatan, dan lain sebagainya, Aamiin.

 

Tidak lupa juga berharap, semoga Allah subhaanahu wa taala mempertemukan kita kembali dengan bulan Ramadhan di tahun 2019 dalam keadaan yang jauh lebih baik dari hari ini, Aamiin, dan...

 

Seandainya Iedul Fithri ditakdirkan tiba pada esok hari, maka kami dari Bangkok, Thailand, mengucapkan:

Selamat datang bulan Syawwal 1439H, taqaballahu minna wa minkum, mohon maaf lahir dan batin serta selamat merayakan Iedul Fithri dengan penuh kegembiraan bersama keluarga di esok hari, Insya Allah.