Islami Inovatif Kompetitif
 

Banner Situs



Artikel : Think and act like a proton: always positive

Kajian Online Pekanan
Pekan ke-1: Seri Aqidah
Edisi XXXI/Tahun ke-II/Mei/2018
Program “Go Islamic” 
FIKES UMMagelang
 
Think and act like a proton: always positive
 
Rasulullah shallallaahu alaihi wa sallam bersabda yang artinya:
"Sesungguhnya Allah tidak memandang kepada rupa kalian, dan juga tidak kepada harta kalian. Akan tetapi Dia melihat kepada hati dan amal kalian" (HR. Muslim no.2564. Shahih).
 
Ibnu Taimiyyah menjelaskan bahwa Allah subhaanahu wa taala akan memberi balasan kepada seorang muslim berdasarkan niat dan amal perbuatannya. Niat berkaitan dengan ikhlas atau tidak. Amal perbuatan berkaitan dengan sesuai sunnah Nabi atau tidak. Jadi besar atau kecilnya pahala adalah karena niat dan amal, bukan karena penampilan (yang ganteng/cantik) dan harta yang dimilikinya (Majmu Fatawa, no. X/5-6 karya Ibnu Taimiyyah).
 
Berkaitan dengan hal tersebut teori tentang komponen proton yang selalu positif menyisakan pelajaran berharga bagi setiap muslim agar senantiasa memiliki niat, pikiran serta perbuatan yang positif pula. Karena tiga hal itulah yang sejatinya akan dinilai dan diberi balasan oleh Allah subhaanahu wa taala di hari Kiamat kelak.
 
Memiliki harta, menjaga penampilan agar tetap looks good, meraih gelar pendidikan yang tinggi adalah penting untuk membuat kehidupan terus berjalan dengan baik. Namun jangan sampai hal tersebut justru mengalahkan kepentingan kita terhadap urusan hati dan amal perbuatan. 
 
Karena termasuk eman-eman jika kita sibuk dan rela habis-habisan untuk harta, penampilan, pendidikan atau karir, namun di lain sisi malah kurang care (peduli) dengan hati dan amal perbuatan kita sehari-hari.  
 
Ada benarnya jika dikatakan bahwa:
"Kita hidup di zaman dimana timbangan berat badan lebih merisaukan daripada timbangan amal".
 
Dua hal tadi sebenarnya penting dan bakal merisaukan jika statusnya berubah. Berat badan bertambah ya risau. Amal perbuatan berkurang ya risau. Meskipun begitu, dua-dua nya sangat mungkin untuk dapat dikendalikan bersama-sama tanpa harus memprioritaskan salah satunya. 
 
Semoga Allah subhaanahu wa taala senantiasa menjaga niat serta amal perbuatan kita, Aamiin.