Islami Inovatif Kompetitif
 

Banner Situs



Artikel : Barangkali karena mereka...

Kajian Online Pekanan
Pekan ke-2: Seri Anak dan Keluarga
Edisi XXVIII/Tahun ke-II/April/2018
Program “Go Islamic” 
FIKES UMMagelang
 
Barangkali karena mereka...
 
Sebuah status Facebook yang sangat inspiratif sempat kami captured beberapa tahun lalu tentang keutamaan birrul walidain di saat kita sakit. Status tersebut ditulis oleh Fitria Kurniawan dan berikut isinya:
 
Adakalanya Allah menyembuhkan penyakit itu bukan dari obat-obatan yang kita konsumsi, tapi bisa jadi dari kebaikan-kebaikan kita berupa ibadah, atau karena birrul walidain (berbakti kepada orang tua), atau shadaqah yang bermanfaat, atau kebaikan-kebaikan lainnya.
 
Berapa banyak manusia yang Allah sembuhkan penyakitnya hanya dari mentaati perkataan ibunya. Mereka mencoba untuk mengikuti saran pengobatan dari ibunya agar ibunya senang dan tidak tersinggung, bukan karena khasiat obat tersebut. Akhirnya Allah memberikan kesembuhan kepada penyakitnya karena birrul walidain.
 
Dan berapa banyak orang yang Allah tidak berikan kesembuhan kepadanya hanya karena pernah menyakiti keduanya. Dia abaikan nasehat atau saran ibunya sehingga membuat ibunya tersinggung dan sedih. Padahal saran dari ibunya itu tidak menyulitkannya. Dia lebih mempercayai egonya dan orang lain untuk mengkonsumsi obat-obatan yang mahal dan berkhasiat menurutnya. Padahal dia lupa, bahwa kesembuhan itu adalah dari Allah.
 
Intinya, hindari dari menyakiti perasaan orang tua. Lakukan apa saja segala perintah atau saran orang tua selama itu tidak dilarang dan tidak menyulitkan atau tidak memudharatkan. Sesungguhnya ada kesembuhan dari Allah di balik ridha dan doanya orang tua, InsyaAllah.
 
Selesai.
 
Pelajaran penting dari tulisan di atas adalah -Insya Allah- akan selalu ada keberkahan di balik birrul walidain, terutama di saat kita sakit. Dengan birrul walidain seorang muslim dapat memperolah kebaikan dari orang tuanya, dimana hal tersebut dapat menjadi perantara akan datangnya kesembuhan yang sempurna dari berbagai macam penyakit.
 
Rasulullah shallallaahu alaihi wa sallam pernah bersabda yang artinya:
“Barangsiapa yang suka diluaskan rizkinya dan dipanjangkan umurnya maka hendaklah ia menyambung tali silaturahmi” (HR. Bukhari no.7/72; Muslim no.2557. Shahih).
 
Silaturahmi terbaik yaitu kepada orang tua kandung, sebelum kepada saudara atau kerabat yang lainnya.
 
An Nawawi menjelaskan hadits tersebut, bahwa dengan silaturahmi, kematian seorang muslim akan ditunda dan umurnya pun juga akan diperpanjang (Riyadhus Shalihin karya An Nawawi). Maksudnya, bisa jadi ia akan diselamatkan dari musibah, disembuhkan dari penyakit sehingga harapan hidupnya bertambah dan lain sebagainya.
 
Semoga Allah subhaanahu wa taala senantiasa memudahkan kita untuk istiqamah bersilaturahmi dengan orang tua kita dan tentunya juga tidak lupa mendoakan mereka, semoga Allah subhaanahu wa taala akan senantiasa menjaga dan memuliakan orang tua kita baik di dunia maupun di akhirat kelak, Aamiin.