Islami Inovatif Kompetitif
 

Banner Situs



Artikel : An endless certainty in life

 

Kajian Online Pekanan
(Pekan ke-1: Seri Aqidah) 
Edisi I/Tahun ke-II/Oktober/2017
Program “Go Islamic” 
FIKES UMMagelang
 
An endless certainty in life
 
Salah satu Aqidah (keyakinan) seorang muslim tentang amal perbuatan adalah:
 
"Termasuk sebuah kepastian adalah setiap amal perbuatan akan diberikan balasan sesuai dengan jenisnya. Jika baik maka balasannya baik dan begitu juga sebaliknya. Terkadang balasan tersebut disegerakan untuk diberikan di dunia. Namun terkadang ditunda hingga di hari Kiamat kelak"
 
Pernyataan ini berdasarkan QS. Ar Rahman ayat 60, QS. An Nisa ayat 123, QS. An Insan ayat 12, dan QS. Az Zalzalah ayat 7-8.
 
Dalam karyanya, sebagian ulama berkata:
"Seandainya manusia merenungi apa yang yang sedang mereka jalani, mereka akan memahami betapa bijaksananya Allah dalam menetapkan takdir dan ketentuan-Nya. Kebaikan tidak akan pernah disia-siakan. Perbuatan dosa tidak akan dilupakan. Sebagaimana Anda melakukan sesuatu, maka Anda akan mendapatkan balasan yang setimpal. Sebagaimana Anda memberi, sekadar itu pula Anda akan diberi"
(Al jaza u min jinsil amal karya Dr. Khalid bin Ali Al Ghamidi. Beliau adalah salah satu imam dan khatib di Masjidil Haram).
 
Sebagian yang lain mengatakan, bahwa:
"Tunaikan hak-hak Allah di saat Anda dalam keadaan lapang, sehat dan kaya. Apabila suatu saat nanti kesehatan itu telah pergi, kekayaan Anda habis, Anda dalam keadaan sempit dan sangat butuh bantuan, Allah akan menolong dan mengenal Anda disebabkan kebaikan/ketaatan yang pernah Anda lakukan di saat lapang".
(Syarah Al Arbain An Nawawiyyah halaman 227 karya Muhammad bin Shalih Al Utsaimin)
 
Maka dari itu, sebelum kita melakukan sebuah perbuatan, alangkah lebih baik jika kita mempertimbangkan terlebih dahulu mana yang termasuk dosa, mana pahala, mana surga dan mana neraka sehingga kita mengetahui mana perbuatan yang layak untuk dilakukan atau ditinggalkan.
 
Kami menyadari, melakukan hal di atas tidaklah mudah. Ketidakstabilan niat ikhlas kita-lah yang seringkali menjadi penghambat untuk kontinyu dalam berbuat baik. Namun, meskipun keadaannya demikian, kita sebagai seorang muslim yang masih memiliki kekurangan di sana-sini, tidak ada salahnya saling mengingatkan untuk terus berusaha memperjuangkan sesuatu yang memang layak mendapatkan balasan terbaik dari Allah subhaanahu wa taala. Karena...
 
Balasan terhadap setiap amal perbuatan adalah sebuah kepastian.