Islami Inovatif Kompetitif
 

Banner Situs



Artikel : Fiqih puasa senin kamis

Kajian Online Pekanan
(Pekan ke-3: Seri Fiqih Ibadah)
Edisi XXIV/Maret/2017
Program “Go Islamic”
FIKES UMMagelang
 
Fiqih puasa senin kamis
 
Di antara jenis puasa sunnah yang cukup popoler diamalkan adalah puasa senin kamis. Puasa ini tergolong ringan karena pelaksanaannya tidak bersifat harian berbeda dengan puasa lain seperti puasa ramadhan.
 
Hukum pelaksanaannya adalah sunnah/termasuk diperintahkan namun tidak sampai level wajib. Bagi yang mampu merutinkan sangat bagus, karena Nabi juga rutin mengamalkannya (HR. Tirmidzi no.745. Shahih). Puasa ini boleh dilakukan di salah satu hari saja, senin atau kamis saja. Mana yang mudah bagi kita (Fatwa Syabakah Islamiyah, no.192137; Fatwa Dr. Abdul Aziz Ar Rajihi -Profesor di Universitas Imam Muhammad bin Su"ud, Saudi Arabia).
 
Fadhilah/keutamaan puasa senin kamis yaitu pintu surga dibuka pada hari tersebut dan akan ada pengampunan dosa kecuali bagi yang sedang pertengkaran, ditunda pengampunannya hingga berdamai (HR. Muslim no.IV/1987. Shahih). Maka, disarankan -khusus pada dua hari itu- untuk menghindari permusuhan atau menyudahi segala pertengkaran baik dengan suami/isteri/tetangga/rekan kerja dan lain sebagainya. Begitu juga -secara umum- pada hari-hari yang lain. 
 
Keutamaan lainnya yaitu pada kedua hari tersebut amal seorang hamba akan dilaporkan ke Allah dan sangat baik jika ketika dilaporkan, seorang hamba sedang puasa (HR. Tirmidzi no. 747. Shahih), hari senin adalah hari kelahiran Nabi, diturunkannya Al Quran sehingga disukai untuk berpuasa (HR. Muslim no.II/819. Shahih).
 
Keutamaan dari sisi kesehatan, kami belum menemukan riset international yang khusus membahas puasa ini. Namun, kami menemukan artikel klasik tahun 1982 karya Dr. Peter R. Kerndt tentang Fasting: The History, Pathophysiology and Complications yang sangat menarik untuk dipelajari. Sedangkan dari Indonesia, terdapat sejumlah skripsi anak negeri tentang manfaat puasa senin kamis yaitu meningkatkan kesehatan mental (Rosyidin, 2011), menurunkan kadar gula darah sewaktu (Saputra, 2016), menurunkan kecemasan (Irchamni, 2011), meningkatkan motivasi berprestasi (Kurniawati, 2010), meningkatkan kecerdasan spiritual (Masitoh, 2014), dan menurunkan kolesterol total (Putranto, 2016).
 
Fadhilah dari sisi ekonomi dan bahan makanan, Profesor B.J. Habibie pada tahun 1998 pernah memotivasi warga Indonesia untuk puasa senin dan kamis, karena hal tersebut dapat menghemat beras sejumlah 3 juta ton (jika yang puasa 150 juta orang)*. Sebuah himbauan yang sangat menarik.
 
Tata cara puasa senin kamis tidak jauh berbeda dengan puasa yang lain, niat sebelum subuh, dianjurkan sahur, menjauhi pembatal puasa, memperbanyak amal shalih dan berbuka dengan yang makanan, minuman manis. 
 
Bagi seorang muslim yang sudah rutin mengamalkan puasa ini namun karena suatu keadaan (misalnya, sakit) tidak bisa mengamalkan, maka ia akan tetap mendapatkan pahala puasa tersebut (HR. Bukhari no.2996. Shahih).
 
Kesimpulannya, puasa senin kamis termasuk amalan puasa yang ringan, mudah diamalkan dan memiliki banyak manfaat baik dari sisi agama, kesehatan, ekonomi dan bahan makanan. 
 
Semoga bermanfaat.
 
 
Tambahan:
Beberapa waktu lalu kami membaca sebuah buku terjemahan dengan judul "Pemeriksaan klinis, pedoman diagnosis fisik" karya Nicholas J. Talley dan Simon O Connor. Cetakan pertama 1994. Binarupa Aksara, Jakarta. Di halaman 23 tertulis istilah "senen-kemis" yang diartikan keadaan pasien yang hampir meninggal. Apakah ini termasuk istilah medis atau istilah dari budaya kita? Allahua"lam.