Islami Inovatif Kompetitif
 

Banner Situs



Artikel : Keikhlasan dapat mendatangkan ampunan Allah

Kajian Online Mingguan
(Minggu ke-1: Seri Aqidah)
Edisi XIV/Januari/2017
Program “Go Islamic” 
FIKES UMMagelang
 
Keikhlasan dapat mendatangkan ampunan Allah
 
Dosa adalah sebuah substansi yang dilekatkan Allah kepada seorang muslim sebagai bentuk punishment karena telah melakukan pelanggaran syariat. Ketika substansi tersebut ada, maka dapat mengurangi keberkahan hidup, cepat/lambat, mulai dari menyulitkan datangnya rezeki hingga mengurangi kenikmatan & kekhusyukan ibadah. 
 
Sayangnya, sampai saat ini tidak ada dari kita yang mengetahui sudah seberapa banyak akumulasi dosa yang telah kita miliki. Sehingga sebagai langkah aman, kita perlu melakukan amalan yang -harapannya- dapat menghapuskan dosa. Banyak jenis amal yang dapat dilakukan, namun yang terpenting bukan kuantitasnya akan tetapi kualitasnya, yaitu ikhlas/tidaknya & ada tuntunan dari Nabi/tidaknya.
 
Ketika kita ikhlas dalam beramal maka hal tersebut dapat mendatangkan ampunan Allah terhadap dosa-dosa kita. Dalilnya: 
"Ada seorang tengah berjalan kemudian ia menemukan dahan berduri di tengah jalan. Maka ia-pun menjauhkan dahan tersebut -dari jalan- kemudian Allah membalas & mengampuni dosa-dosanya". (HR. Bukhari no.652 & Muslim no.1914. Shahih)
 
Orang tersebut sekedar menyingkirkan dahan berduri di jalan hanya karena kuatir akan mengganggu orang lain yang akan lewat & akhirnya, Allah mengampuni dosa-dosanya. Yang menjadi sorotan utama bukan perbuatannya yang terkesan ringan, akan tetapi keimanan & keikhlasannya. Demikian kesimpulan Ibnu Taimiyyah dalam karyanya Minhajus Sunnah an Nabawiyyah.
 
Termasuk contoh di zaman sekarang yang mirip dengan hadits di atas adalah ketika kita memarkir kendaraan, pastikan tidak mengganggu jalan atau setidaknya tidak menyulitkan kendaraan lain yang akan keluar dari parkiran tersebut dan inilah salah satu prinsip hidup yang telah diajarkan oleh islam yaitu "tidak mengganggu orang lain dengan sesuatu yang kita miliki". Ketika melakukannya, jangan lupa untuk tetap berharap agar Allah mengampuni dosa-dosa kita.
 
Maka dari itu, tanamkanlah selalu keikhlasan dalam setiap amal, meskipun amal tersebut terkesan ringan. Misalnya, hanya tersenyum ramah kepada orang lain. Ya senyum pun ternyata butuh ikhlas, karena boleh jadi dengan senyuman tersebut Allah akan mengampuni dosa-dosa kita. Nabi bersabda: "Janganlah engkau meremehkan kebaikan sedikitpun, meskipun hanya bertemu kepada saudaramu dengan wajah yang berseri-seri (HR. Muslim no.2626. Shahih)
 
Contoh lainnya yaitu dari Zubaid al Yamy. Beliau pernah mengatakan: "Hadirkanlah niat -ikhlas- pada setiap kebaikan yang hendak engkau lakukan, sekalipun hanya keluar untuk membuang sampah" (Khuthuwaatun Ilas Sa"adah hal.29 karya Dr. Abdul Muhsin al Qasim). Ternyata membuang sampah-pun juga membutuhkan keikhlasan.
 
Jadi, apapun amalnya nanti, kita senantiasa menumbuhkan harapan semoga Allah subhaanahu wa taala menjadikan kita termasuk golongan mukhlisin (orang-orang yang ikhlas). Karena...
 
Ikhlash will completely remove our sins